Blog menjadi fenomena belakangan ini, apalagi setelah seminar “Blogging, Journalism, and Credibility: Battleground and Common Ground” di Universitas Harvard, AS, pada Januari 2006. Dimana persaingan bloggers dan journalists sempat mengemuka, karena mengingat reportase dan jurnalisme blak-blakan dapat dilakukan lewat blog, sehingga tak jarang para jurnalis dari mainstream publication merasa tersaingi. Mengapa? Sebab, mereka kehilangan monopoli dan kendali atas reportase suatu berita. Ini bukan hanya menyangkut cara reportasenya, tetapi juga dalam memilih apa yang cocok dan disukai publik, kata Eason Jordan, senior editor dan jurnalis dari CNN Network.
Dalam konferensi para jurnalis di Universitas Harvard, terungkap enam pilar kunci yang membedakan blogging dengan saluran komunikasi lainnya.
1. Publishable. Anda dapat langsung mem-posting berita. Mudah, murah, dan dapat dibaca di mana pun.
2. Findable. Mudah ditemukan lewat situs pencari, berdasarkan subjek, nama penulis, atau keduanya. Makin tambun suatu blog, makin digemari.
3. Social. Blogosphere cirinya adalah cuap-cuap. Percakapan yang menarik berdasarkan topik beralih dari suatu situs ke situs web, nge-link dari suatu link ke link lain. Melalui blog, mereka yang memiliki minat yang sama dapat membangun network atau berita lintas geografi.
4. Viral. Informasi menyebar lebih cepat melalui blog dibanding news service. Saat ini tak ada viral marketing yang dapat menyetarakan kecepatan dan efisiensi suatu blog.
5. Syndicatable. Content yang kaya mudah disindikasikan oleh siapa saja. Bayangkan dunia penuh dengan orang pandai, dan, lewat media blog, ribuan informasi yang tersebar dapat didapat.
6. Linkable. Setiap blog nge-link ke yang lain, memiliki akses ke puluhan juta orang yang mengunjungi blogosphere setiap hari yang bercirikan komunikasi internet dua arah. Media blog itu bak supermarket tabloid, demikian Dan Gillmor, penulis buku We the Media.
Mengingat kekuatan dari blog tersebut, saya berpikir kiranya seorang guru perlu nge-blog, kenapa? Karena blog adalah media yang paling OK disamping untuk menambah wawasan sekaligus untuk eksistensi diri.
Kok bisa? Tentu saja, sebab dalam blog bisa;
1. Menuliskan apapun tentang kegiatan di sekolah seperti; menceritakan kegiatan belajar yang menyenangkan bersama murid-murid, menceritakan inovasi dalam metode mengajar yang memang menarik minat dan bisa jadi contoh bagi guru-guru yang lain untuk dipraktekkan di kelas mereka, menuliskan uneg-uneg akan protes kebijakan sekolah selain jadi bahan melepas stres juga bisa sebagai ancang-ancang berargumen dengan kepala sekolah/kepala yayasan.
2. Bisa menjadi cermin evaluasi diri karena tulisan-tulisan kita juga dikomentari oleh berbagai orang dengan berbagai sudut pandang sehingga kita juga belajar memahami berbagai karakter orang dan sudut pandang seseorang menyikapi masalah.
3. Menguji kualitas tulisan-tulisan. Posting sebuah tulisan di blog. Kalau banyak orang yang menyukainya, maka sukses jadi penulis yang berbakat. Jika tak ada yang suka, berarti harus belajar lebih giat lagi untuk membuat tulisan yang menarik. Intinya, aktivitas blogging bisa menjadi sarana yang sangat jitu untuk mengevaluasi kualitas dan kemampuan.
4. Bisa menjadi ajang sosialisasi dan menyusun kekuatan opini apalagi dengan teknologi sindikasi berita, link dan mesin pencari sekarang.
5. Siapa tahu curhat, opini, dan protes-protes selama yang ditulis bisa jadi buku, sekaligus jadi pendapatan sampingan juga kan?
Terima Kasih Ya Allah Terima Kasih Telkom.......
Sungguh merupakan sebuah berkah dan karunia yang tak ternilai harganya bila sebuah karya atau kerja keras kita selama ini bisa di akui dan dihargai oleh pihak lain. Akhirnya blog ku ini mendapat penghargaan dan keluar sebagai salah satu pemenang untuk kategori guru di perlombaan 1000 blog yang diselenggarakan oleh Telkom. Jujur ini apa mimpi atau keberuntungan atau sebuah karunia yang wajib dan harus saya syukuri juga sebuah kebanggan dan rasa haru yang tak bisa dilukiskan dengan kata2, sejujurnya tak terlintas dalam benak ini kalo blogku masuk nominasi. Karena pada awal lomba digelar, dengan segala kreativitas yang ada walau pada awalnya saya tidak total dan maksimal dalam penggarapan blog ini sehubungan banyak hal yang harus di kerjakan di luar pembuatan blog, namun dari sedikit waktu yang saya punya saya coba tuk mengupdate dan mengisi setiap kontent yang ada di blog ini, namun sungguh semua itu tidak lah membawa kesia siaan. Akhirnya blogku terpilih sebagai salah satu pemenang di Perlombaan 1000 blog yang diselenggarakan oleh pihak Telkom. Terima kasih Telkom terima kasih Speedy atas kepercayaan yang diberikan semoga kedepannya Telkom kan menggelar kembali acara serupa atau acara lainnya di tahu mendatang. Tak lupa juga terima buat Kepala Sekolah SMA IT Nuurusshiddiiq Cirebon, Abah selaku pengasuh dan Ketua Yayasan Nuurussshiddiiq Cirebon juga Dewan Guru dan rekan2 semuanya thank atas kepercayaan dan dukunganya yang telah diberikan kepada saya. Thank tuk semuanya. Thank to Allah. Thank to my Mom atas doa restunya. Thank Telkom.... Thank Speedy....Bravo Telkom... Bravo Blogger Indonesia...Semoga dengan Blog ini pula saya bisa berkontribusi dan bisa meramaikan Dunia IT indonesia...





